top of page

The Character.

In the realm of imaginative play, I conjured forth a character of sheer enchantment, a whimsical amalgamation of ethereal grace and daring charm, with a backstory spun from the threads of forgotten legends, an elixir of mystique and curiosity that dances through the tapestry of the make-believe world, evoking joy and wonder in those fortunate enough to traverse the realms of my whimsy.

Jazziel Isshayu Nawasena

LINE_ALBUM_Bai Jing Ting_230911_2_edited

Jazziel Isshayu Nawasena, lahir di Padang pada tanggal 15 Oktober 1993. Kuliah di Universitas Indonesia jurusan Teknik Sipil. Anak sulung dari dua bersaudara, adiknya laki-laki. Tidak pernah dimanjakan oleh orangtuanya membuat ia sangat suka memanjakan adik satu-satunya.

​

Sejak kecil, Jazziel lebih banyak diasuk oleh nenek dan kakeknya karena kesibukan orangtuanya yang bekerja, dan itu membuatnya sedikit banyak tertarik dengan profesi sang kakek yang saat itu adalah seorang arsitek. Walaupun pada awalnya orangtuanya tidak setuju tetapi berkat dukungan kakeknya ia bertekad untuk melanjutkan dan meraih cita-citanya.

Potrayed by Bai Jing Ting

Raizel Aidan Syakhra Story

Raizel Aidan Syakhra adalah seorang pria yang lahir pada tanggal 29 April 1997 di kota Padang, Sumatra Barat. Dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, dengan kembaran lebih tua bernama Raziel Sandi Arkan dan seorang abang bernama Jazziel Isshayu Nawasena.

Sudah sejak kecil, Raizel menunjukkan minat yang besar dalam bidang kesehatan dan lingkungan. Ketika saudara-saudaranya memilih jurusan Teknik Lingkungan, Raizel memutuskan untuk mengejar minatnya di bidang Kesehatan Lingkungan di Universitas Indonesia. Keputusannya ini mengejutkan beberapa orang dalam keluarganya, tetapi dia yakin bahwa ini adalah panggilannya.

Selama kuliah di UI, Raizel mendalami berbagai aspek kesehatan lingkungan, termasuk pengendalian polusi udara, manajemen limbah, dan kebijakan lingkungan. Dia aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa yang peduli terhadap masalah lingkungan, dan bersama teman-temannya, mereka menginisiasi berbagai proyek untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kampus mereka.

Sementara itu, Raziel dan Jazziel sukses dalam bidang mereka masing-masing di Teknik Lingkungan. Mereka bekerja di perusahaan konsultasi lingkungan terkemuka dan berkontribusi pada proyek-proyek berkelanjutan yang penting untuk pelestarian alam.

LINE_ALBUM_Chen Zhe Yuan_230911_5_edited.jpg
LINE_ALBUM_Chen Zhe Yuan_230911_2.jpg

Caiden Gregory Dantalion Story

qP16khaU.jpg
xalO8b8L_edited.png

Caiden Gregory Dantalion adalah sosok misterius yang menjadi topik perbincangan di antara komunitas awaken di Korea. Lahir di Jepang pada tahun 1990, Caiden tumbuh sebagai anak yang penuh keingintahuan dan cerdas. Namun, nasibnya berubah secara drastis pada suatu hari yang tak terduga.

Saat Caiden menjelajahi kuil kuno yang tersembunyi di pegunungan Jepang, dia tanpa sengaja terlibat dalam ritual kuno yang mengubahnya menjadi seekor kucing oren yang gemuk. Ini adalah peristiwa yang luar biasa dan mungkin tidak ada di antara awaken yang pernah mengalami transformasi semacam itu.

Caiden merasa terkejut dan cemas dengan wujud barunya. Dia belajar mengendalikan kemampuan baru yang dimilikinya, yaitu mampu berubah kembali menjadi manusia. Namun, kemampuan ini tidak datang tanpa hambatan, dan sering kali, dia harus mengatasi situasi yang lucu dan konyol ketika tubuh kucingnya terjebak dalam berbagai situasi yang menggelitik tawa.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, Caiden memutuskan untuk menjalani hidupnya sebagai kucing dengan berdandan dan berinteraksi dengan masyarakat. Kucing gemuk yang sebenarnya adalah pahlawan dalam dunia awaken di Korea. Dia menjadi makhluk yang ajaib dan mengundang perhatian banyak orang yang ingin menyaksikan fenomena ini.

Tidak hanya itu, Caiden yang berwujud kucing kadang-kadang membantu orang-orang dalam kesulitan. Dia menemukan bahwa dia bisa berbicara dengan hewan lain dan memahami bahasa mereka. Ini membantu dia menjadi seorang mediator antara dunia manusia dan dunia hewan.

Inspired by Eleceed

Potrayed by Na Jaemin

bottom of page